Rio Ferdinand Kritik Fred: Dia Tidak Bisa Seperti Carrick, Busquets, atau Fernandinho

robin -

Fred

IDNGoal.news – Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand memberi kritik tajam pada kinerja Fred. Sebagai gelandang bertahan, Fred dinilai tidak cukup cekatan dalam menjalankan tugasnya di lini tengah.

Fred mendapat porsi bermain yang cukup besar pada era Ole Gunnar Solskjaer. Tenggelam pada era Jose Mourinho, pemain asal Brasil itu mendapat kepercayaan dari Solskjaer untuk mengisi lini tengah United.

Duet Fred dan Scott McTominay jadi fondasi lini tengah United dalam dua musim terakhir. Duet ini acap kali membuat Nemanja Matic dan Donny van de Beek duduk di bangku cadangan. Lalu, Paul Pogba menjadi winger.

Kurang Tangguh

Fred menjadi pemain yang bertugas untuk memutuskan serangan lawan. Di mata Ferdinand, Fred tidak cukup bagus dalam menjalankan tugas itu. Fred memberi banyak celah di lini tengah United.

“Saya pikir dia tidak cukup menjadi penghalang,” buka Ferdinand dikutip dari MailOnline.

“Fred kandang melepaskan talinya, pergi, dan mencium bau masalah, dan kadang-kadang terbang keluar. Itu belum tentu cara terbaik untuk memadamkan situasi berbahaya,” sambung Ferdinand.

Bukan Carrick

Menurut Ferdinand, Fred punya beberapa titik lemah. Salah satunya kemampuan mengatur arah serangan dan ritme permainan. Ferdinand ingin pemain tengah yang bisa menghalau serangan sekaligus memulai progresi.

“Pada peran itu, bagi saya, Anda membutuhkan seseorang yang dapat mengatur, buka hanya dengan bola, saya berbicara tanpa bola,” kata Ferdinand.

“Fred dapat memposisikan dirinya untuk menghentikan masalah sebelum datang. Ada pemain seperti Michael Carrick, Sergio Busquets, dan Fernandinho melakukannya Orang yang bisa duduk di posisinya,” ulas Ferdinand.

Jangan ‘Keluyuran’

Fred punya gaya bermain yang cenderung menjelajah setiap jengkal lapangan. Nah, Ferdinand tidak begitu senang dengan gaya tersebut. Fred dinilai akan lebih baik jika fokus di area tengah.

“Anda tidak harus terbang ke mana-mana dengan kecepatan 100mph, tetapi mereka berada dalam posisi untuk menghentikan bola masuk ke area berbahaya, mereka itulah seorang penghalang,” tutup Ferdinand.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?