Robbie Fowler Anggap Timo Werner Memang Tak Cukup Bagus untuk Liverpool, Sepakat?

robin -

Timo Werner

IDNGoal.news – Mantan striker Liverpool, Robbie Fowler menganggap bahwa penyerang haus gol milik RB Leipzig, Timo Werner bukanlah sosok pemain yang cocok untuk skuad The Reds.

Sebelumnya, Werner dikabarkan sudah sepakat untuk bergabung dengan rival Liverpool, Chelsea setelah kubu The Blues bersedia untuk menebus klausul rilis sang bomber senilai 60 juta euro.

Hal ini cukup mengejutkan mengingat selama ini Werner lebih gencar dikaitkan dengan Liverpool. Dalam beberapa kesempatan, striker 24 tahun itu bahkan secara terang-terangan mengaku ingin memperkuat tim asuhan Jurgen Klopp.

Opini Robbie Fowler

Banyak pihak yang mempertanyakan alasan Liverpool untuk tak merekrut Werner. Namun, Fowler meyakini bahwa keputusan tersebut sudah tepat karena Werner bukan pemain yang cocok untuk klub Merseyside itu.

“Saya mendengar pembicaraan soal Timo Werner dalam beberapa pekan terakhir, tapi saya bukan penggemar berat dia,” ungkap Fowler dalam kolomnya di The Mirror.

“Saya menyadari bahwa dia adalah pemain bertalenta, dia menunjukkan performa yang benar-benar brilian dalam beberapa laga yang menggarisbawahi kualitasnya, tapi saya tetap pada pendirian: apakah Werner sudah sesuai dengan standar trio penyerang Liverpool? Tidak bagi saya. Tentu saja opini saya akan diuji musim depan jika dia merampungkan kepindahan ke Chelsea,” tambahnya.

“Saya menyaksikan dia dalam beberapa kesempatan dan ada saya mengagumi beberapa aspek dari penampilannya, tapi apakah permainannya konsisten? Menurut saya tidak. Apakah dia cocok dengan tipe pemain yang direkrut untuk bersaing dan mengganti pemain andalan saat ini? Tidak di Liverpool. Mungkin di Chelsea,” tukasnya.

Harga Kemahalan

Lebih lanjut, Fowler juga menilai bahwa harga 60 juta euro yang disematkan Leipzig untuk Werner terlalu mahal. Baginya, perekrutan mahal seringkali tak sukses di Liverpool.

“Ini realitanya, semua klub lainBarcelona, Liverpool, Juventus, Real Madrid, Manchester City mengamatinya dan berpikir, dengan harga pasar saat ini, klausul rilisnya terlalu tinggi. Bagaimana kita tahu itu? Karena jika sebaliknya, mereka sudah akan mengaktifkannya,” tutur Fowler.

“Jujur, saya melihat situasi di mana Chelsea mungkin hanya melihat satu keadaan yang membuat mereka akan merekrut Werner. Bahwa mereka harus membayar klausul rilis untuk menggaetnya, karena klub lain tak melakukannya,” lanjutnya.

“Pendeknya, mereka harus membayar biaya mahal untuk membuat dia datang ke mereka. Kita sudah melihat ini sebelumnya, mereka membayar kemahalan untuk seorang pemain. City beberapa kali melakukannya, Chelsea juga. Dalam beberapa kesempatan, Liverpool melakukannya dalam dua dekade terakhir. Jarang ada yang berhasil bagi mereka,” tandasnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?