Saatnya Tunjukkan Jati Diri AC Milan yang Sesungguhnya

admin - Liga Champion

Pemain AC Milan tertunduk lesu setelah kalah dari Chelsea di Liga Champions, Kamis (6/10/2022) dini hari WIB.

IDNGoal.news – Fikayo Tomori sangat kesal saat AC Milan dikandaskan 0-3 oleh Chelsea pada pekan ke-3 Grup E Liga Champions 2022/2023. Ia merasa Milan bermain tidak seperti biasanya.b

“Saat itu, kami bukan AC Milan yang sesungguhnya. Tidak biasanya saya melihat tim saya seperti itu, Jadi kami harus belajar dari London,” kata eks pemain Chelsea tersebut.

Maka dari itu, Tomori meminta rekan-rekannya menunjukkan jati diri Milan yang sesungguhnya saat akan berhadapan dengan Chelsea lagi pada pekan ke-4. Kedua tim akan bertemu di San Siro, Italia, Rabu (12/10/2022) dini hari WIB

Pertandingan nanti sekaligus sangat menentukan nasib kedua tim di fase grup. Kekalahan akan membuat salah satu tim berada di ujung tanduk. Jadi Tomori tidak ingin hasil buruk terulang kembali.

Sempat Marah

Tomori mengungkapkan, ia dan rekan-rekannya yang lain sempat marah dengan kekalahan di Stamford Bridge. Milan bermain jauh dari standarnya, seperti yang dilakukan di musim lalu dan beberapa pertandingan awal di musim ini.

“Pertandingan itu adalah pertandingan yang buruk bagi kami. Kami tidak bermain seperti biasanya atau tidak seperti yang biasa saya lihat dalam satu setengah tahun terakhir,” kata dia.

“Kami ingin menang di setiap pertandingan. Makanya kami marah waktu kami tidak menang di London. Kami ingin menghapus performa itu,” ujar pemain berusia 24 tahun.

Beri Pembuktian

Selepas kekalahan itu, Milan langsung bangkit di pertandingan selanjutnya. Tidak tanggung-tanggung, laga besar melawan Juventus berhasil dimenangkan dengan skor 2-0. Tomori bahkan mencetak gol.

“Tapi kami berhasil memberikan reaksi secara positif. Kami memainkan pertandingan yang sangat bagus melawan Juve,” kata dia.

“Kemenangan ini memungkinkan kami melupakan kekalahan melawan Chelsea. Jadi kami di sini untuk membalas dendam,” tegasnya.

Tidak Perlu Motivasi

Tomori pun tidak ingin basa-basi soal motivasi yang diusung melawan Chelsea. Menurutnya, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah berusaha lebih keras.

“Saya selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik di setiap pertandingan. Minggu lalu saya gagal melakukan itu, tetapi sepak bola selalu memberikan kesempatan lain untuk melakukannya,” ucapnya.

“Jadi kami ingin menunjukkan bahwa kami bisa bermain lebih baik. Kami tidak perlu motivasi, kami hanya perlu untuk berusaha lebih keras.” tutup dia.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?