Sir Alex Ferguson ungkap Penyesalannya Soal Messi, Apa Itu?

robin -

Sir Alex Ferguson

IDNGoal.news – Eks manajer Manchester United Sir Alex Ferguson mengaku menyesal tak menugaskan Park Ji-Sung untuk mengawal Lionel Messi di laga final Liga Champions lawan Barcelona satu dekade yang lalu.

Satu dekade yang lalu, atau tepatnya pada tahun 2011, Manchester United bersua dengan Barcelona di final Liga Champions. Duel tersebut digelar di Stadion Wembley.

Saat itu, Barcelona ditukangi oleh bos Manchester City sekarang ini, Josep Guardiola. MU akhirnya keok dengan skor 3-1.

Gol Barcelona dicetak oleh Pedro, Lionel Messi, dan David Villa. Sementara itu satu-satunya gol Man United dicetak oleh Wayne Rooney.

Penyesalan Sir Alex Ferguson Soal Messi

Sir Alex Ferguson baru saja diwawancarai oleh Gary Neville untuk Sportbible Dalam kesempatan itu, Ferguson mengungkapkan dirinya menyesal tak melakukan pergantian taktik di tengah laga.

Ferguson mengatakan, ia sempat berpikir untuk menurunkan Park Ji-Sung mengawal Lionel Messi. Namun ia mengurungkan niatnya dan keputusan itu berakhir dengan pahit.

“Di situlah saya kalah di final melawan Barcelona di Wembley,” buka Ferguson.

“Saya seharusnya berubah di babak pertama dan menempatkan Park Ji-sung pada Messi. Itu adalah kesalahan … Saya akan melakukannya di babak pertama, lalu saya berkata: ‘Yah, kami baru saja menyamakan kedudukan sebelum babak pertama berakhir. , mereka mungkin melihat permainan secara berbeda, kami mungkin tumbuh menjadi permainan yang lebih baik,'” tuturnya.

“Kami sebenarnya cukup bagus dalam 10 menit terakhir babak itu. Kami berhasil melakukannya dan kami seharusnya berada di depan. Tetapi jika saya memainkan Park melawan Messi, saya pikir kami akan mengalahkan mereka. Saya benar-benar yakin,” klaim Ferguson.

Ji-Sung, Sang Mimpi Buruk

Park Ji-Sung merupakan seorang gelandang serba bisa. Legenda sepak bola Korea Selatan tersebut juga memiliki reputasi sebagai pemain yang sangat disiplin ketika diminta mengawal pemain lawan.

Paul Scholes pernah memberikan kesaksian soal Ji-Sung. Ia mengatakan Ji-Sung adalah mimpi buruk bagi pemain lawan.

“Saya ingat Anda mencoba mengawal saya, tapi Anda bukan satu-satunya, Wes!” serunya pada Wes Brown di MUTV.

“Apakah Anda tahu siapa yang terburuk? Park Ji-sung. Ia adalah mimpi buruk! Ia luar biasa,” pujinya.

“Apakah Anda ingat ketika ia melakukannya melawan [Andrea] Pirlo? Ah, ia tidak nyata! Ia punya energi sepanjang hari dan disiplin. Disiplinnya tidak nyata,” pujinya lagi.

Kembali ke final Liga Champions antara Manchester United vs Barcelona tersebut. Usai pertandingan, Lionel Messi terpilih sebagai Man of the Match.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?