Soal Eksekutor Penalti MU, Ole Diminta Tetap Pilih Bruno Ketimbang Ronaldo

robin -

Bruno Fernandes

IDNGoal.news – Cristiano Ronaldo dikenal sebagai eksekutor penalti yang andal. Namun, mantan pemain Manchester United Paul Parker meminta Ole Gunnar Solskjaer untuk tetap mempertahankan Bruno Fernandes sebagai algojo penalti.

Bruno Fernandes selama ini dikenal sebagai eksekutor penalti utama MU. Dia punya rekor yang bagus saat mencetak gol dari titik putih.

Fernandes telah mengambil tendangan penalti sebanyak 22 kali pada waktu normal untuk MU di semua kompetisi. Gelandang 26 tahun itu hanya gagal sekali.

Ronaldo sendiri juga merupakan sosok yang sangat piawai dalam mengeksekusi tendangan penalti. Dia sukses menendang penalti di waktu normal sebanyak 139 kali dan gagal 27 kali.

Keputusan di Tangan Solskjaer

Keputusan soal siapa penendang penalti MU ada di tangan Ole Gunnar Solskjaer. Namun, ada kekhawatiran Ronaldo mungkin saja bisa ikut mengatur keputusan tersebut.

“Kekhawatiran terbesar bagi beberapa pemain dan penggemar mungkin jika mereka melihat Ronaldo mengatur Ole dalam beberapa keputusan,” tulis Parker dalam kolomnya di Eurosport.

“Anda lihat dengan manajer Portugal [Fernando Santos] bagaimana dia memimpinnya sehingga akan menjadi perhatian terbesar jika itu terjadi.

Saya pikir dia cukup menghormati Sir Alex, United dan Solskjaer untuk membiarkan dia membuat keputusan tentang pemain di dalam dan di sekitarnya.”

Pertahankan Bruno Fernandes

Ronaldo pun disebut-sebut akan menggeser Fernandes sebagai eksekutor penalti MU pada musim ini. Namun, Parker tidak ingin hal itu terjadi.

“Saya yakin Fernandes menikmati mencetak gol dan pujian yang menyertainya,” lanjutnya.

“Dia sangat bagus dengan tendangan bebas dan di sekitar kotak penalti juga. Dia mencapai target lebih dari Ronaldo.

“Anda seharusnya tidak mengubah sesuatu yang begitu kuat untuk United dalam 18 bulan terakhir, tetapi kami harus menunggu dan melihat seberapa kuat Ole dalam situasi itu.

“Atau apakah Fernandes akan merasa berkewajiban untuk berbalik dan menyerahkan semuanya dengan mengatakan ‘dia bisa mengambilnya’.”

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?