Soal Kai Havertz, Grant: Jika Abramovich Inginkan Sesuatu, Ia Akan Membelinya!

robin -

Roman Abramovich

IDNGoal.news – Eks manajer Chelsea Avram Grant mengatakan Bayer Leverkusen tak bakal berdaya menahan Kai Havertz jika Roman Abrahimovich sudah turun tangan untuk merekrutnya ke Stamford Bridge.

Havertz menjadi salah satu properti yang paling laris diburu di bursa transfer di Eropa. Pasalnya pemain berusia 21 tahun itu memiliki talenta luar biasa.

Ia diprediksi akan menjadi bintang dunia berikutnya dari Jerman. Perburuan Havertz tampaknya akan dimenangkan oleh Chelsea.

Akan tetapi sejauh ini sepertinya Chelsea kesulitan untuk bisa segera memboyongnya ke Stamford Bridge. Sebab Leverkusen tak mau melepasnya di bawah harga yang telah mereka tetapkan.

Ada Abramovich, Semuanya Beres

Chelsea sebelumnya sudah mengeluarkan banyak duit untuk memboyong Timo Werner dan Hakim Ziyech. Transfer itu plus pandemi virus corona tampaknya membuat kondisi finansial The Blues kurang memadai untuk memenuhi harga yang diminta Bayer Leverkusen.

Akan tetapi Avram Grant mengatakan masalah itu akan teratasi segera setelah Roman Abramovich turun tangan langsung. Pasalnya taipan minyak asal Rusia itu tak bakal segan mengucurkan dana besar demi memboyong pemain incarannya.

“Abramovich tidak punya masalah dengan uang sebelumnya! Ketika ia menginginkan sesuatu, ia membelinya,” seru Grant pada Stats Perform News.

“Ia tidak melakukan hal-hal untuk menghemat uang. Apakah mereka memiliki uang lebih atau kurang, saya pikir itu tidak penting,” klaimnya.

Jangan Lupakan Pemain Akademi

Skuat Chelsea musim ini mulai mengorbitkan pemain muda akademi. Hasilnya pun terlihat bagus, dengan pemain macam Mason Mount yang tampil apik.

Avram Grant pun berharap ke depannya Chelsea tetap tidak lupa untuk mengorbitkan para pemain muda dari akademi. Meskipun mereka telah membeli banyak pemain top.

“Apa yang saya pikir penting adalah bahwa mereka mulai menggunakan akademi. Mereka menghabiskan begitu banyak uang untuk itu dan mereka tidak memberi siapa pun kesempatan [sebelumnya]. Kebijakan saya di Chelsea adalah bahwa kami menginginkan sepertiga pemain dari skuat berusia di bawah 21 tahun, karena Anda tidak bisa berinvestasi banyak ke akademi dan tidak memberi mereka kesempatan,” ujarnya.

“Sekarang, bukan sebagai kebijakan, mereka memberi mereka kesempatan, dan Frank telah melakukan pekerjaan dengan baik. Michael Emenalo, seorang direktur [akademi klub], selalu mengeluh bahwa kami menginvestasikan banyak uang pada mereka [pemain akademi] tetapi kami tidak memberikan mereka kesempatan,” ucap Grant.

Chelsea sendiri tampaknya tak bakal bisa merekrut Kai Havertz dalam waktu dekat, meski ada Roman Abramovich. Pasalnya Bayer Leverkusen sudah menegaskan sang pemain tak akan dilepas sebelum perjalanan klub musim ini di Liga Europa berakhir.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?