Tenggelamnya James Rodriguez: Dari Madrid, Bayern, Kini Main di Qatar

robin -

James Rodriguez

IDNGoal.news – Tidak ada yang menyangka James Rodriguez akan mengalami kemerosotan karier drastis. Untuk ukuran pesepak bola top, penurunan James cukup menyedihkan.

Betapa tidak, James baru saja menuntaskan transfer ke klub Qatar, Al Rayyan. Padahal dia baru saja menjalani satu tahun terakhir di Everton dalam upaya memperbaiki karier.

James sempat dihubungkan dengan beberapa klub top Eropa. Dia dikabarkan mungkin pulang ke Porto, diminati AC Milan, hingga gosip pulang ke Madrid.

Namun, faktanya James justru harus melanjutkan kariernya di luar Eropa. Jauh dari level top yang seharusnya.

Sempat oke di Madrid

Nama James mulai dikenal sejak Piala Dunia 2014. Saat itu dia jadi salah satu pemain dengan performa paling memukau. Permainannya membantu Kolombia melangkah lebih jauh.

Performa apik James dilirik sejumlah klub top Eropa. Akhirnya dia bergabung dengan Real Madriid, di bawah Carlo Ancelotti. Saat itu James tampak siap jadi pemain top.

Dia bermain apik di musim pertama dan kedua, tapi setelah itu ada perubahan drastis ketika kursi pelatih Madrid berganti diduduki Zinedine Zidane. Tampaknya Zidane tidak terlalu suka dengan James.

Zidane sempat dikritik, James terbuang sia-sia

Zidane lebih banyak mencadangkan James, khususnya di laga-laga penting. Saat itu Zidane dikritik keras karena keputusannya, dia dianggap menyia-nyiakan potensi James.

James lantas dipinjamkan ke Bayern Munchen dan menghabiskan dua musim di sana. Namun, dalam dua musim James hanya membuat 67 penampilan.

Performanya di Jerman kurang memuaskan, terbukti Bayern sampai mengembalikannya ke Madrid. Tak puya tempat, James lalu dipinjamkan kembali ke Everton.

Gagal buktikan diri di Inggris

James ke Everton untuk bersatu kembali dengan Ancelotti, pelatih yang punya peran istimewa dalam kariernya. Terbukti, di awal musim 2020/21 James sempat tampil apik.

Sayangnya performa itu tidak bertahan lama. James hanya bermain apik di beberapa pekan awal, setelah itu performanya terus menurun.

Kini, James harus meninggalkan Eropa dan melanjutkan kariernya di Timur Tengah. Tentu ada pertimbangan gaji dan hal lain, tapi transfer ini menunjukkan bahwa level James terus merosot, dan bahwa Zidane sudah tepat melihatnya sejak dini.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?