Tumbangkan MU, Buffon: PSG Menang Mudah!

reza - Liga Champion

Gianluigi Buffon

IDNGoal.news – Gawang PSG yang dikawal oleh Gianluigi Buffon bersih dari kebobolan selama 90 menit lamanya kala bertemu Manchester United di laga leg pertama 16 besar Liga Champions. Kiper veteran itu merasa timnya menang dengan mudah.

Pertandingan yang digelar di markas The Red Devils, Old Trafford, hari Rabu (13/2) itu berakhir dengan kemenagnan 2-0 untuk PSG. Kedua golnya diciptakan oleh Kylian Mbappe dan Presnel Kimpembe yang semuanya dicetak pada babak kedua.

Hasil tersebut membuat peluang PSG untuk lolos ke babak berikutnya semakin mulu. Sebab pada leg kedua yang berlangsung pada awal Maret mendatang akan digelar di markas kebanggannya, yakni Stadion Parc des Princes.

Torehan yang berhasil dicapai oleh pasukan Thomas Tuchel ini terasa spesial, sebab mereka datang ke Inggris tidak dengan tim penuhnya. Seperti yang diketahu, Edinson Cavani dan Neymar harus menepi untuk sementara waktu karena mengalami cedera.

Permainan dominan PSG membuat gawang yang dikawal Buffon tak mendapat ancaman berarti dari Paul Pogba dkk. Maka dari itu, eks kapten Juventus itu merasa Les Parisiens berhasil mengantongi kemenangan tanpa menemui kesulitan.

“Kami membuatnya terlihat mudah dengan mengerahkan seluruh yang kami punya selama 90 menit, kesatuan yang fundamental dalam kompetisi ini,” tutur Buffon usai pertandingan kepada Sky Sport Italia.

“Kami mencoba mengambil resiko, tapi mereka membiarkan kami bernafas saat dalam tekanan dan membongkar upaya mereka saat menekan. Dalam duel yang seimbang, itu sangatlah berarti,” lanjutnya.

Penampilannya di Old Trafford membuat Buffon menjadi pemain tertua keempat yang pernah beraksi dalam laga Liga Champions. Sebagai informasi, mantan kiper termahal di dunia tersebut telah berumur 41 tahun.

Performa yang masih konsisten, terlepas dari umurnya yang semakin senja, diyakini akan dihadiahi oleh kontrak baru dari PSG. Namun, ia mengaku tidak memikirkan masalah masa depannya dengan sang juara bertahan Ligue 1 itu.

“Jujur, kontrak tidak berada dalam pikiran saya. Saya hanya ingin menikmati sepak bola, menjadi berguna untuk klub serta rekan setim saya, apakah itu dilapangan atau di luar jika dibutuhkan,” tambahnya.

“Kesepakatan kontrak tak menjadi masalah di umur saya yang mencapai 30 tahun, apalagi 41 tahun,” tutupnya.

Share

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?